Life is not always what you want. Good and bad things happen always, but all of it has been ruled by God, with a beautiful ending.
Selasa, 27 Maret 2012
pengajian aqidah
Akhir-akhir ini kesurupan massal marak terjadi di Indonesia. Mayoritas
korbannya ialah pelajar dan mahasiswa. hal ini tidak dapat dijelaskan
secara Ilmiah. Lalu, bagaimanakah kita memandang fenomena ini?
Label:
lain lain,
pemahaman agama
Lokasi:
Makassar, Indonesia
bila asmara berada di titik jenuh

Cepat atau lambat, akan tiba saatnya hubungan asmara mencapai titik jenuh. Maka siapkan diri menghadapinya.
Bila kala mencapai titik ini, maka segala yang terjadi akan nampak monoton dan so boring. Hubungan terasa 'dingin' dan hambar. Bila ini terjadi, apa yang harus dilakukan?
Nita Tucker dalam How not to screw it up, punya tips khusus untuk mengatasinya. Kembali ke masa lalu dan mengenang saat-saat indah jatuh cinta dulu, bisa menghangatkan kembali asmara Anda.
Telusuri kembali kisah cinta Anda dengan membuka album lama, atau membaca surat-surat cinta saat masih pacaran. Ungkapkan saat-saat indah itu dalam kata-kata.
Tanyakan pada pasangan, apa yang dulu membuatnya tertarik pada Anda. Hal itu bisa menggugah ingatan dan kembali menggetarkan hati Anda.
Jika masih ingat saat pertama kali dia mengungkapkan cinta, tak ada salahnya dirayakan dengan nonton film berdua dan dinner. Dampaknya, akan sangat terasa.
Atau, Anda bisa mengikuti saran Dan Zevin dalam The Nearly-Wed Handbook:
Berkumpul dengan teman-teman sebaya yang masih lajang, bisa menambah kehangatan. Dengarkan kisah-kisah mereka, dan Anda akan lebih menghargai kehadiran pasangan.
Tinggal terpisah untuk sementara waktu juga akan sangat membantu. Bukan untuk melarikan diri, tapi untuk menyadari keberadaan pasangan. Rasakan indahnya rindu tanpa pasangan disisi Anda.
Semua usaha itu akan membakar kembali api cinta yang nyaris padam. So, jangan biarkan cinta Anda menjadi dingin.
Anda pernah mengalaminya?
Lokasi:
Sinjai Borong, Indonesia
Minggu, 25 Maret 2012
puisi untuk sahabat
sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam
kecanduan cinta = cindolo na tape
Istilah kecanduan cinta mungkin bukan istilah yang umum terdengar. Istilah yang sudah umum beredar seperti kecanduan minum, alkohol, narkoba, rokok, kerja, dan lain sebagainya. Meski pun “barang” nya cinta, bukan berarti
aman-aman saja bagi pecandunya dan tidak membawa dampak apapun juga. Justru, dampak dari kecanduan cinta ini sama
buruknya untuk kesehatan jiwa seseorang. Buktinya, sudah banyak kasus bunuh diri atau pembunuhan yang terjadi
akibat kecanduan cinta meski korban maupun pelaku sama-sama tidak menyadarinya...Nah, artikel di bawah ini akan
mengulas sekelumit hal-hal yang berkaitan dengan kecanduan cinta.
Kecanduan Psikologis
Di dalam masyarakat sudah banyak sekali kesalahan dalam mempersepsi atau mengartikan cinta sejati dengan cinta
yang bersifat candu. Berbagai film, sinetron, atau pun lagu-lagu turut andil dalam menyarukan kondisi kecanduan
cinta dengan cinta sejati. Akibatnya, banyak orang terjebak dalam pengertian yang keliru antara kecanduan cinta
dengan cinta sejati. Contoh ekstrimnya, ada orang yang bunuh diri karena ditinggal pergi kekasih dan orang
menilai bahwa cerita ini mencerminkan kisah cinta sejati.
Tanda-Tanda
Pada umumnya individu yang mengalami kecanduan cinta menunjukkan tanda-tanda:
1. Adanya pikiran obsesif, misalnya terus-menerus curiga akan kesetiaan pasangan, terus- menerus takut ditinggalkan
pasangan sehingga selalu ikut ke mana pun perginya sang kekasih/pasangan.
2. Selalu menuntut perhatian dari waktu ke waktu, tanpa ada toleransi dan pengertian
3. Manipulatif, berbuat sesuatu agar pasangan mengikuti kehendaknya/memenuhi kebutuhannya, misalnya :
mengancam akan memutuskan hubungan jika mementingkan hobi-nya
4. Selalu bergantung pada pasangan dalam segala hal, apapun juga, mulai dari minta pendapat, mengambil
keputusan sampai dengan memilih warna pakaian
5. Menuntut waktu, perhatian, pengabdian dan pelayanan total sang kekasih/pasangan. Jadi, pasangan tidak
bisa menekuni hobi-nya, jalan-jalan dengan teman-teman kelompoknya, atau bahkan memberikan sebagian waktunya
untuk orang tua/keluarga.
6. Menggunakan sex sebagai alat untuk mengendalikan pasangan
7. Menganggap sex adalah cinta dan sarana untuk mengekspresikan cinta
8. Tidak bisa memutuskan hubungan, meski merasa amat tertekan karena “berharap” pada janji-janji surga pasangan
9. Kehilangan salah satu hal terpenting dalam hidup, misalnya pekerjaan atau /keluarga inti demi mempertahankan
hubungan
Jadi, tidak ada istilah “puas” dalam setiap hubungan yang terjalin antara orang yang kecanduan cinta dengan
pasangannya; ibaratnya seperti mengisi gelas bocor yang tidak pernah bisa penuh jika diisi, karena begitu airnya
dituang lantas langsung keluar lagi dan airnya tidak pernah luber. Demikian juga orang kecanduan cinta, mereka
tidak pernah mampu membagikan cinta secara tulus pada orang lain karena selalu merasa kehausan cinta. Oleh sebab
itu, banyak di antara mereka yang sering berganti pasangan karena merasa harapan mereka tidak dapat dipenuhi sang
kekasih. Padahal, meski puluhan kali mereka berganti pasangan, individu yang kecanduan cinta akan sulit membangun
hubungan yang stabil dan abadi. Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak sadar, bahwa sumber masalah justru ada
pada diri sendiri – mereka lebih sering menyalahkan mantan-mantan kekasihnya/pasangannya.
Penyebab:
Sebenarnya, kecanduan cinta itu adalah kecanduan yang bersifat psikologis karena tidak terpenuhinya kebutuhan
psikologis (seperti kasih sayang, perhatian, kehangatan dan penerimaan seutuhnya) di masa kecil. Menurut Erik
Erikson - seorang pakar perkembangan psikososial, orang yang pada masa batita-nya tidak mengalami hubungan
kelekatan emosional yang stabil, positif dan hangat dengan lingkungannya (baca : orang tua dan keluarga), akan
sulit mempercayai orang lain – bahkan sulit mempercayai dirinya sendiri. Selain itu, trauma psikologis yang
pernah dialami seperti penyiksaan emosional dan fisik pada usia dini, atau menyaksikan sikap dan tindakan salah
satu orang tua yang agresif dan kasar terhadap pasangan, dapat menghambat proses kematangan identitas kepribadian
dan kestabilan emosinya. Pemandangan dan pengalaman tersebut kelak berpotensi mempengaruhi pola interaksinya
dengan orang lain.
Keterbatasan respon/perhatian dari lingkungan pada waktu itu, dipersepsi olehnya sebagai suatu bentuk penolakan;
dan penolakan itu (menurut pemahaman seorang anak) disebabkan kekurangan dirinya. Nah, pada banyak orang, masalah
ini rupanya tidak terselesaikan dan akibatnya, sepanjang hidup ia berjuang untuk mengendalikan lingkungan atau
orang-orang terdekat supaya selalu memperhatikannya. Orang demikian berusaha membuat dirinya diterima dan dimiliki
oleh orang lain – meski harus “mengorbankan” diri. Orang ini begitu cemas dan takut jika kehilangan orang yang
selama ini memilikinya; karena perasaan “dimiliki” ini identik dengan harga dirinya – dan sebaliknya ia akan
kehilangan harga diri jika kehilangan pemilik.
Dampak:
Akibat kecanduan cinta bisa dirasakan secara langsung oleh yang bersangkutan, karena orang itu tidak dapat
menikmati hubungan yang terjalin karena pikiran dan perasaannya selalu diliputi ketakutan. Dan tidak jarang
ketakutan tersebut makin tidak rasional dan melahirkan tindakan yang tidak rasional pula, misalnya tidak
memperbolehkan pasangannya pergi kerja karena takut direbut orang.
Bagi Individu Bersangkutan:
Akibat jangka menengah dan jangka panjang adalah individu yang bersangkutan akan berada dalam kondisi emosi
yang labil dan menjadi terlalu sensitif. Individu tersebut mudah curiga pada teman, sahabat, kegiatan, pekerjaan,
bahkan keluarga pasangannya. Selain itu ia menjadi mudah marah, cepat tersinggung dan bagi sebagian orang bahkan
ada yang bertindak agresif dan kasar demi mengendalikan keinginan dan kehidupan pasangannya. Pasangannya tidak
diijinkan untuk punya agenda tersendiri; pokoknya harus mengikuti keinginannya dan 100% memperhatikannya.
Individu tersebut juga mudah merasa lemah, lelah dan lemas. Pasalnya, seluruh energinya sudah dipergunakan
untuk mengantisipasi ketakutan yang tidak beralasan dan melakukan tindakan untuk menjaga pertahanannya.
Nah, kehidupan demikian membuat dirinya menjadi manusia tidak produktif. Sehari-hari yang dipikirkan dan
diusahkan hanyalah bagaimana supaya “miliknya terjaga”.
Bagi Pasangan:
Banyak orang yang tidak sadar kalau dirinya terlibat dalam pola hubungan yang addictive sampai akhirnya
ia merasa stress, tertekan namun tidak berani/takut/tidak berdaya untuk memutuskan hubungan yang sudah berjalan
beberapa waktu. Bagi sebagian orang yang cukup sadar dan mempunyai kekuatan pribadi, ia akan berani mengambil
sikap tegas dalam menentukan arahnya sendiri. Namun, banyak pula orang yang “memilih” untuk tetap dalam
lingkaran demand-supply tersebut karena ternyata dirinya sendiri juga mengalami masalah dan kebutuhan yang sama.
Jika demikian halnya, maka hubungan yang ada bukannya mengembangkan dan mendewasakan kedua belah pihak,
namun malah semakin memperkuat ketergantungan cinta keduanya. Situasi ini lah yang sering dikaburkan dengan
hubungan yang romantis dan cinta buta.
Penanggulangan:
Menurut para ahli psikologi dan kesehatan mental, salah satu syarat utama untuk dapat menjalin hubungan yang
sehat dan sekaligus menjalani kehidupan yang produktif adalah mempunyai kesehatan mental yang sehat dan identitas
diri yang solid. Kondisi positif demikian akan menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat sehingga orang tersebut
tidak membutuhkan dukungan dan pengakuan orang lain untuk memperkuat sense of self-nya. Jadi, untuk mengembalikan
seseorang pada bentuk hubungan yang sehat, langkah awal yang diperlukan adalah memperkuat pribadinya terlebih
dahulu. Dengan meningkatkan sumber kekuatan psikologis secara internal, akan mengurangi ketergantungannya pada
kekuatan eksternal. Orang itu harus merasa aman dan percaya dengan dirinya sendiri untuk bisa merasa aman dalam
setiap jalinan hubungan dengan orang lain. Ada kalanya, orang-orang demikian membutuhkan bantuan para profesional
untuk membimbing dan mengarahkan mereka membangun pribadi yang positif. (mariefhs)
Curhat Juga Perlu Etika, Lho !
Curhat menunjukkan rasa dekat dan kepercayaan. Saat seseorang curhat pada Anda, artinya dia merasa dekat dan percaya pada Anda. Begitupun saat Anda curhat pada seseorang. Oleh sebab itu, agar kedekatan dan kepercayaan itu bisa berjalan seperti yang diharapkan, perlu ada attitude yang baik saat curhat. Tanpa itu, mustahil kita bisa saling dekat dan percaya.
Mau saling berbagi perasaan. Ini akan menunjukkan sejauh mana hubungan Anda dengan orang lain. Hubungan yang menyenangkan adalah bila kedua belah pihak sama-sama jujur akan perasaannya masing-masing.
Siap terluka. Apalagi kita semua tahu, tak ada yang menjamin bahwa setiap hubungan akan selalu dipenuhi rasa suka, dan dampak curhat tak selalu berakhir baik. Sebaliknya, bisa saja Anda jadi marah, sedih, dan sakit hati.
Jangan manipulatif. Apalagi sampai menjelek-jelekan salah satu pihak. Hubungan yang baik akan terjalin bila tak ada seorang pun yang mencoba untuk memanipulasi diri dan orang lain.
Pilih waktu. Karena tak setiap saat orang bisa meluangkan waktu untuk mendengar curhat Anda. Selain itu, Anda juga harus bisa melihat sikon pada siapa Anda ingin mengungkapkan diri.
Positif thinking. Bisa saja orang yang curhat itu sedang memanipulasi masalah, atau bisa jadi teman curhat salah mengerti apa isi curahan hati kita. Oleh sebab itu, kita harus selalu berpikiran positif.
Kalau Anda tak mengerti apa yang dimaksud sahabat Anda, misalnya, tanyakan lagi dengan kalimat lain. Ini untuk menghindari salah paham. Contohnya, teman Anda bilang, "Aku capek deh naik bus denganmu tiap hari." Kalau Anda tanya ulang, ternyata yang dimaksudnya adalah, "Aku capek naik bus. Aku ingin beli mobil."
Kalau sama-sama enak, bukan tidak mungkin isi curhat semakin mendalam ke hal-hal paling pribadi. Apalagi bila kita pun siap memberikan solusi. Pasti hubungan akan semakin dekat. So, kenapa tidak curhat?*
bidadari surga (Ainul Mardhiyah)
Dalam suatu kisah yang dipaparkan
Al Yafi’i dari Syeikh Abdul Wahid bin Zahid, dikatakan: Suatu hari ketika kami
sedang bersiap-siap hendak berangkat perang, aku meminta beberapa teman untuk
membaca sebuah ayat. Salah seorang lelaki tampil sambil membaca ayat Surah At
Taubah ayat 111, yang artinya sebagai berikut :
"Sesungguhnya
Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka sorga untuk
mereka"Selesai ayat itu dibaca, seorang anak muda yang berusia 15 tahun atau lebih bangkit dari tempat duduknya. Ia mendapat harta warisan cukup besar dari ayahnya yang telah meninggal. Ia berkata:"Wahai dengan memberikan Abdul Wahid, benarkah Allah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan sorga untuk mereka?" "Ya, benar, anak muda" kata Abdul Wahid. Anak muda itu melanjutkan:"Kalau begitu saksikanlah, bahwa diriku dan hartaku mulai sekarang aku jual dengan sorga."
Anak muda itu kemudian mengeluarkan semua hartanya untuk disedekahkan bagi perjuangan. Hanya kuda dan pedangnya saja yang tidak. Sampai tiba waktu pemberangkatan pasukan, ternyata pemuda itu datang lebih awal. Dialah orang yang pertama kali kulihat. Dalam perjalanan ke medan perang pemuda itu kuperhatikan siang berpuasa dan malamnya dia bangun untuk beribadah. Dia rajin mengurus unta-unta dan kuda tunggangan pasukan serta sering menjaga kami bila sedang tidur
Sewaktu sampai di daerah Romawi dan kami sedang mengatur siasat
pertempuran, tiba-tiba dia maju ke depan medan
dan berteriak:"Hai, aku ingin segera bertemu dengan Ainul Mardhiyah .
." Kami menduga dia mulai ragu dan pikirannya kacau, kudekati dan
kutanyakan siapakah Ainul Mardiyah itu. Ia menjawab: "Tadi sewaktu aku
sedang kantuk, selintas aku bermimpi. Seseorang datang kepadaku seraya berkata:
"Pergilah kepada Ainul Mardiyah." Ia juga mengajakku memasuki taman
yang di bawahnya terdapat sungai dengan air yang jernih dan dipinggirnya nampak
para bidadari duduk berhias dengan mengenakan perhiasan-perhiasan yang indah.
Manakala melihat kedatanganku , mereka bergembira seraya berkata: "Inilah
suami Ainul Mardhiyah . . . . ."
"Assalamu’alaikum" kataku bersalam kepada mereka. "Adakah di antara kalian yang bernama Ainul Mardhiyah?" Mereka menjawab salamku dan berkata: "Tidak, kami ini adalah pembantunya. Teruskanlah langkahmu" Beberapa kali aku sampai pada taman-taman yang lebih indah dengan bidadari yang lebih cantik, tapi jawaban mereka sama, mereka adalah pembantunya dan menyuruh aku meneruskan langkah.
Akhirnya aku sampai pada kemah yang terbuat dari mutiara berwarna putih. Di pintu kemah terdapat seorang bidadari yang sewaktu melihat kehadiranku dia nampak sangat gembira dan memanggil-manggil yang ada di dalam: "Hai Ainul Mardhiyah, ini suamimu datang . ..."
Ketika aku dipersilahkan masuk kulihat bidadari yang sangat cantik duduk di atas sofa emas yang ditaburi permata dan yaqut. Waktu aku mendekat dia berkata: "Bersabarlah, kamu belum diijinkan lebih dekat kepadaku, karena ruh kehidupan dunia masih ada dalam dirimu." Anak muda melanjutkan kisah mimpinya: "Lalu aku terbangun, wahai Abdul Hamid. Aku tidak sabar lagi menanti terlalu lama".
Belum lagi percakapan kami selesai, tiba-tiba sekelompok pasukan musuh terdiri sembilan orang menyerbu kami. Pemuda itu segera bangkit dan melabrak mereka. Selesai pertempuran aku mencoba meneliti, kulihat anak muda itu penuh luka ditubuhnya dan berlumuran darah. Ia nampak tersenyum gembira, senyum penuh kebahagiaan, hingga ruhnya berpisah dari badannya untuk meninggalkan dunia. ( Irsyadul Ibad ).
Label:
lain lain,
pemahaman agama
Lokasi:
Sinjai Borong, Indonesia
Selasa, 20 Maret 2012
bagaimana menjadi guru yang kreatif dan profesional
Dibutuhkan
guru yang tidak kakuh,luwes, dan dapatmemahami kondisi anak/ peserta didik.
Memahami cara belajar mereka, serta mampu mendekati anak didik melalui berbagai
cara sesuai dengan kecerdasan anak dan potensi yang dimilikinya.
b.
Optimistis
Keyakinana
yang tinggi akan kemampuan pribadi dan keyakinan akan perubahan yang terjadi
pada peserta didik ke arah yang lebih baik melalui proses interaksi guru-murid
yang fun akan menumbuhkan karakter yang sama terhadap anak tersebut.
c.
Respek
Rasa
hormat yang senantiasa ditumbuhkan di depan peserta didik akan dapat memicu dan
memacu mereka untuk lebih cepat tidak sekear memahami pelajaran, namun juga
pemahaman yang menyeluruh tentang berbagai hal yang dipelajarinya
d.
Cekatan
Anak-anak
berkarakter dinamis, aktif, eksploratif, dan penuh inisiatif. Kondisi ini prlu
diimbangi oleh anda sebagai guru sehingga anda mampu bertindak sesuai kondisi
yang ada.
e.
Humoris
Menjadi
guru yang killer ? anak-anak malah takut pada anda dan tidak mau belajar.
Meskipun tidak setiap orang mempunyai sifat humoris sifat ini dituntut untuk dimiliki seorang pengajar. Karena pada
umumnya anak akan lebih cenderung suka sekali dengan proses belajar mengajar
yang dibumbuhi dengan humor, secara tidak langsung hal tersebut akan membantu
mengaktifkan kinerja otak kanan mereka
f.
Inisiatif
Meskipun
ada panduan kurikulum yang mengharuskan
semua peserta didik mengikutinya, guru harus menemukan ide dari hal-hal
baru yang positif di luar kurikulum. Ia dapat membuat anak didik terinspirasi
untuk menemukan hal-hal baru dan lebih memahami informasi-informasi pengetahuan
yang disampaikan gurunya.
g.
Lembut
Di
manapun anda guru yang bersifat kasar , kaku, emosi biasanya mengakibatkan
dampak buruk bagi peserta didik dan sering tidak berhasil dalam proses belajar
mengajar kepada anak didik . pengaruh kesabaran, kelembutan, dan rasa kasih
sayang akan lbih efektif dalam proses belajar mengajar dan lebih memudahkan
munculnya solusi atas berbagai masalah yang muncul.
h.
Nge-friend
Jangan
membuat jarak antara guru dan peserta didik hanya karena kita sebagai seorang
guru. Jika kita dapat menjadi teman yang baik bagi mereka akan menghasilkan
emosi yang lebih kuat daripada sekadar hubungan guru-murid. Sehingga anak akan
lebih mudah beradaptasi dalam menerima
pelajaran dan bersosiaisasi dengan lingkungannya.
Langganan:
Postingan (Atom)

